🔥 Selamat datang di Aplikasi Populer — Jelajahi tren terbaru tentang jamu-slot!
Penulis: Renaldi Renaldi, Suriaty Situmorang, Dyah Aring Hepiana Lestari
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pola kemitraan dalam sistem agribisnis antara PT Great Giant Pineapple dan Koperasi Hijau Makmur, Kelompok Tani Arjuna, dan petani pisang mas di Kabupaten Tanggamus. Lokasi ditentukan secara sengaja, mengingat Kabupaten Tanggamus merupakan sentra produksi pisang mas di Provinsi Lampung. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 39 rumah tangga yang diambil secara acak sederhana. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Mei–Agustus 2020. Metode analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan usahatani dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan atas total biaya usahatani pisang mas adalah Rp 4.494.342 per hektar dan R/C sebesar 1,27. Pola kemitraan yang dilakukan oleh PT Great Giant Pineapple dengan Koperasi Hijau Makmur, Kelompok Tani Arjuna, dan petani pisang mas adalah pola kemitraan kerjasama operasional agribisnis. Pengadaan sarana produksi pertanian yang meliputi luas lahan, tenaga kerja, bibit, pupuk, pestisida, dan alat pertanian sesuai dengan enam tepat aplikasi yang direkomendasikan perusahaan dan kebutuhan petani. Pengolahan pisang mas meliputi tahapan penimbangan, penanganan, pencucian, penggredan, dan pengemasan. Saluran pemasaran pisang mas bersifat monopsoni dan lembaga pemasaran yang terlibat adalah kelompok tani, koperasi, dan PT Sewu Segar Nusantara, sedangkan jasa penunjang meliputi kelompok tani, koperasi, teknologi informasi dan komunikasi.
Kata kunci: sistem agribisnis, pertanian, pisang mas, kemitraan
Kasino
Olahraga
slot-demo-monster