🔥 Selamat datang di Aplikasi Populer — Jelajahi tren terbaru tentang nagabola-bet-login!
Abstrak
Radar modern banyak digunakan di bidang pertahanan, aplikasi sipil, dan komunikasi untuk deteksi, pelacakan, dan pengukuran jarak target. Radar semacam itu biasanya dirancang untuk beroperasi pada pita-X. Kinerja antena tidak boleh menurun akibat perubahan suhu dan tekanan yang ekstrem. Salah satu antena yang dapat memenuhi persyaratan tersebut adalah antena waveguide bercelah. Antena ini terdiri dari susunan slot persegi panjang yang digiling pada permukaan waveguide yang memungkinkan gelombang elektromagnetik memancar melalui slot tersebut. Sebuah array antena waveguide bercelah dirancang dan disimulasikan menggunakan HFSS pada frekuensi 10,5 GHz. Desain simulasi array antena waveguide bercelah menghasilkan return loss sebesar -32,685 dB dan VSWR sebesar 1,016. Antena ini memiliki gain 15,378 dB dan gain puncak 35,245 dB. Antena ini terpolarisasi horizontal dengan persentase bandwidth 9%. Selain itu, dimensi slot divariasikan dan analisis efeknya terhadap berbagai parameter antena dilakukan.
Pendahuluan
Radar banyak digunakan di bidang militer, Pengatur Lalu Lintas Udara, penginderaan jauh, dan antariksa untuk mendeteksi dan menemukan target. Sebagian besar aplikasi radar menggunakan gelombang kontinu atau gelombang berdenyut untuk mendeteksi target, dapat menunjukkan polarisasi tunggal atau ganda, dan umumnya dirancang untuk beroperasi pada pita-X yang rentang frekuensinya antara 8-12 GHz. Radar aperture sintetis dan radar array bertahap juga beroperasi pada pita-X. Banyak aplikasi seperti sipil, militer, pemantauan cuaca, pelacakan target, dan deteksi kecepatan kendaraan menggunakan radar yang beroperasi pada pita-X. Radar terdiri dari berbagai komponen di mana antena memainkan peran penting dalam mentransmisikan sinyal elektromagnetik ke target dan menerima sinyal gema yang dipantulkan dari target. Ketika radar dipasang pada pesawat yang terlibat dalam peperangan, seluruh unit radar harus mampu menahan kemungkinan efek lingkungan yang akan terjadi pada ketinggian yang lebih tinggi. Dengan demikian, merancang antena untuk penerimaan sinyal yang efisien dari stasiun darat dan dari pesawat tempur lainnya merupakan tugas yang krusial. Oleh karena itu, diperlukan perancangan antena yang tidak hanya memenuhi persyaratan dalam hal gain, efisiensi radiasi, dan directivity tetapi juga menunjukkan kinerja yang efisien ketika terkena lingkungan yang kritis dan keras. Antena harus kuat secara fisik dan kompak, tahan terhadap perubahan kinerja akibat perubahan posisi pesawat yang cepat. Kinerja antena tidak boleh menurun ketika terkena suhu yang sangat tinggi dan rendah, tekanan tinggi, dan lingkungan yang lembap. Salah satu antena yang dapat memenuhi persyaratan ini adalah antena waveguide bercelah.
Kasino
Olahraga
rabbit-bet