🔥 Selamat datang di Aplikasi Populer — Jelajahi tren terbaru tentang bet-dishub!
Tuhan Peduli
Berikut adalah kumpulan puisi dan curahan hati yang dihimpun dalam forum diskusi tentang kasih dan perhatian Tuhan. Anggota forum saling berbagi karya dan merenungkan bahwa dalam setiap keadaan, Tuhan selalu peduli.
Berlari Saja. "Pada awalnya sangat sulit untuk memahami bahwa keseluruhan idenya bukanlah untuk mengalahkan para pelari yang lain. Pada akhirnya kau belajar bahwa perlombaan yang sesungguhnya adalah melawan suara kecil di dalam dirimu, yang bilang ingin berhenti." ~ George Sheelan
"Jika aku membaca sebuah buku, dan itu membuat seluruh tubuhku begitu kedinginan hingga seolah tiada api yang dapat menghangatkanku, aku tahu bahwa itu sebuah puisi." ~ Emily Dickinson
Terpaku putus asa Ketika tak kulihat sinar menyapaku Aku lelah, tak bersua Tak kurun dendangkan sebuah lagu Dan hanya berada dalam gelap Namun masih berharap Setitik sinar menembus kenangan Menghancurkannya hingga tak tersisa -harapku-
Seorang anggota mengajak untuk terus berbagi puisi sebagai ungkapan perasaan, terutama dalam masa penantian akan pasangan hidup. "Mari, ungkapkan perasaanmu dengan cara yang indah, dalam bentuk puisi. Bahwa, betapa dalam segala keberadaan kita, pun ada hal yang kita boleh yakini. Bahwa Tuhan peduli."
muncul lagi... datang kembali ingin lupa... sering datang harap ingat... seperti bayangan bukan khayalan... bukan pula fantasi pertarungan terjadi... peperangan muncul DIA ada dalam perenungan sebuah kesadaran menghadirkan konflik kala kebenaran berhadapan dengan keinginan hati yang tertinggal adalah bimbang dan gelisah namun IA tak biarkan larut karena ku milikNYA walau luka menganga tenang kudapat meski sakit menghujam senyum terukir dijiwa -teplok2013-
Hanya ingin goreskan tinta, Mengeluarkan apa yang dikepala, Menumpahkan apa yang di hari. Dekat dengan bayangan, Menjadikannya ada dan tiada. Berdampingan dengan kenyataan, Membuatnya hadir dalam nyata. Hidup adalah perjalanan, Tiap fase adalah halte, Kematian adalah tujuan akhir, Kenangan adalah bonusnya. Kerinduan bagai mulut kata hati, Impian bagai harapan bisu. Pencarian asa bagai perjalanan tak berujung, Kesabaran adalah teman terbaik perjalanan. Pedihnya hati tak lagi dapat dirasa, Karena telah sering luka ini menyapa. Mengapa masih mengharapkannya, Ketika semua kebenaran terpampang, Ketika semua muncul, Ketika kebenaran mengambil alih. Kini yang ada, Perjuangan merangkul kenyataan, Kerelaan menerima semua, Keberanian memeluk kebenaran. Benar adanya … IA tak pernah tinggalkan aku, IA pasti berikan yang terbaik, IA pasti menopang kala ku lemah, IA pasti temaniku menangis meratap IA pasti membantuku bangkit. Terima kasih, Tuhan, aku memiliki-Mu -teplok-
Diskusi berlanjut dengan berbagai tanggapan yang saling mendukung. Seorang anggota menulis, "Ada banyak teman baru yang berbakat membuat puisi. Mari terus menulis dan berbagi, karena dalam penantian ini pun Tuhan turut menulis kisah cinta kita."
Ku tertaih dalam kesesakanku…. Peluh peluh kekecewaan, amarah dan putus harapan, mengalir deras dalam hidupku…. Ku ingin teriakan semua!, ku ingin luapkan semuanya!, agar mereka tau bagaimana keadaanku… Hening sendiri…dalam amarah, dalam beban yang tak terukur dalam dada ini… Ku menangis, ku tertawa, ku merajuk hanya tuk lepaskan semua asa ini… Ku butuh engkau pandang aku Tuhan, kubutuh engkau peluk aku…. Kubutuh engkau angkat beban ini….. Bukan karena aku tak mau mengeraskan tanganku tuk menghalau semua ini… Bukan karena ku tak mau memeras semua usahaku… Tapi ku mau kau tunjukan kuasamu kepada mereka yang telah merampas dan membelenggu pikiranku…. Hari ini ku mengerti Tuhan, mengikutiMu tidaklah mudah, mengikutiMu ku harus salibkan dagingku…. Sakit….tapi ku mengerti, kenapa kau bersedia untuk mati buat kami.. Terima kasih Yesus kau buka lembaran kedewasaan baru untukku…. Ku yakin semua ini kan berlalu…..dengan dibesarkan namaMU selalu……… Yesus untukku dan untuk kita semua Tuhan Yesus Memberkati
Saat luka tak lagi melukai Kala sakit tak lagi menyakiti Namun taat terus berjalan Saat luka tak lagi melukai Kala sakit tak lagi menyakiti Namun penyertaan terus berasa Saat langkah bukan tujuan Kala akhir menjadi awal Maka perjalanan adalah bentukan Saat langkah bukan tujuan Kala akhir menjadi awal Maka bersama adalah segalanya IA tak jauh Karena tetap IA selalu ada Karena beserta IA tahu segalanya Karena pencipta Penyadaran itu kerinduan Kebergantungan itu harapan Kepastian itu bersamaNYA -teplok2016-
hari adalah anugerah, demikianlah aku melihatnya sekarang kemarin dan esok pertemuan adalah bentukan, demikianlah aku menyikapinya denganmu percakapan adalah pintu, demikianlah yang kuharapkan kala bertemu perbedaan adalah warna, demikianlah aku menikmatinya dari percakapan rasa adalah pilihan, demikianlah aku memutuskannya tentangmu harap adalah doa, demikianlah ku melakukannya bersama DIA -teplok28416-
Akhirnya, di hari pertemuan itu adalah anugerah bila dari percakapan saja terbentuklah pintu bagi kita untuk menghayati indahnya warna-warni perbedaan. Aku dan kamu, dan kita semua adalah kumpulan dari pilihan rasa yang kita buat dalam doa sepenuh harap.
pertemuan... yang tak direncanakan, namun dinanti yang tak terpikirkan, namun ditunggu percakapan... yang mengalir, tanpa rancangan yang muncul, tanpa perintah pintu... yang ada, kala terbuka yang nampak, kala berserah harap... yang tinggal, namun tak nampak yang mendorong, namun tak memaksa tapi... seperti membentur tembok, menggapai bayangan kala kenangan hadir, membawa memori nyaman itu tidak tunggal, karena ganda ada pula pilihan tetap disana tak bergeming, yang terjadi tak berubah bilakah ada cerita baru? akankah kenangan terus mengiring? dapatkah lembaran baru terbuka? apakah ini nyata?
tak tertulis namun terbaca semua yang ada tak nyata namun terlihat dengan jelas gambarannya tak nampak namun terasa hingga diam tersisa apa... siapa... kenapa... kemana... bagaimana... tinggalah tanya
Semua puisi dan diskusi ini mengingatkan bahwa dalam setiap langkah, Tuhan senantiasa peduli dan menyertai.
Kasino
Olahraga
kasino-deutsche