🔥 Selamat datang di Aplikasi Populer — Jelajahi tren terbaru tentang kings-chance-casino!
Lagi-lagi, Papan Bunga Menyedot Perhatian
Massa buruh yang menggelar aksi Hari Buruh Internasional di jantung ibu kota Jakarta, Senin (1/5), membawa isu penghapusan sistem alih daya dan menyoroti sistem pekerja magang. Mereka datang dari sejumlah daerah dan elemen buruh dengan semangat sama. Di tengah terik siang yang menyengat, massa yang bergerak dengan komando di atas kendaraan terus saling menyemangati diri dan kelompok menuju depan Istana Merdeka di Jalan Merdeka Utara. Di tengah aksi, sekitar pukul 12.30, massa berhenti di sekitar Balai Kota DKI Jakarta. Orator berorasi dari atas kendaraan menyoroti sejumlah kebijakan Gubernur DKI Jakarta. Di tengah orasi, sebagian massa aksi akhirnya membakar sejumlah papan bunga tanda apresiasi dan terima kasih warga kepada Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama dan Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat. Aksi dilakukan di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
"Siapa yang mau tangkap, tangkap saya. Saya yang tanggung jawab. Biar tahu, DKI harus dibersihkan. Kita harus bersih-bersih," ujar suara dari kendaraan komando.
Pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar menilai, polisi kecolongan karena insiden pembakaran papan bunga tersebut. Memang tidak ada kaitan langsung tuntutan massa aksi dengan maksud dan keberadaan deretan papan bunga itu. Tumpukan papan bunga itu, katanya, tidak dikaji polisi sebagai faktor yang menimbulkan kecemburuan sosial. Perkiraan intelijen terhadap persoalan itu juga dinilai lemah. Setiap ada massa berarti potensi gangguan keamanan atau police hazard.
"Penyebaran kekuatan aparat keamanan tampaknya tidak tersusun secara sistematis. Polisi tidak menyangka tempat tersebut adalah police hazard dan tidak disiapkan pasukan secara khusus. Seharusnya pemadam kebakaran juga siap, tetapi tampaknya tidak ada. Ini menunjukkan koordinasi kerja bisa dibilang tidak ada," kata Bambang.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono membantah tidak ada polisi di sekitar lokasi pembakaran karangan bunga.
"Di lokasi ada polisi dan api dapat dipadamkan dengan cepat," ujarnya.
Bagi sejumlah orang, papan bunga di Balai Kota DKI Jakarta memiliki makna penting. Di media sosial, aksi massa bakar bunga ditanggapi berbeda-beda. Ada yang menilai biasa saja, tetapi sebagian lagi menilai aksi itu berlebihan. Apalagi, bunga-bunga itu tanda apresiasi warga.
Kasino
Olahraga
jogos-gratis-casino