🔥 Selamat datang di Aplikasi Populer — Jelajahi tren terbaru tentang on-line-bet!
Sejarah Klub Sepak Bola Southampton
Klub Sepak Bola Southampton didirikan pada tahun 1885 sebagai tim sepak bola Asosiasi Pemuda Gereja Inggris St Mary's. Mereka masih dikenal sebagai 'The Saints' hingga saat ini. Setelah bergabung dengan Southern League pada tahun 1894, tim ini dikenal sebagai 'Southampton St Mary's' dan kemudian, setelah memenangkan liga pada tahun 1897, mereka menjadi perusahaan terbatas yang dikenal sebagai Southampton FC.
Pertandingan awal dimainkan di lapangan umum, atau kadang-kadang di Antelope dan County Cricket Grounds setempat yang dapat menampung penonton lebih banyak, tetapi pada tahun 1898, setelah meraih gelar Southern League kedua, The Saints akhirnya pindah ke stadion mereka sendiri, the Dell. The Dell tetap menjadi kandang klub hingga tahun 2001 ketika mereka pindah ke stadion mereka saat ini, St Mary's Stadium.
Prestasi Awal
Perpindahan ke the Dell terjadi pada masa yang sangat sukses bagi klub, yang memenangkan Kejuaraan Southern League enam kali antara tahun 1897 dan 1904. Southampton bergabung dengan Divisi Tiga Football League pada tahun 1920, meraih promosi dalam waktu dua tahun dan menunjukkan niat mereka untuk menjadi kekuatan nyata dalam sepak bola Inggris.
Pasang Surut Sejarah
Sejarah Southampton melibatkan pasang surut yang nyata, mulai dari kemenangan tunggal mereka di Piala FA pada tahun 1976 di bawah Lawrie McMenemy, hingga masuk administrasi pada tahun 2009 dan menerima pengurangan sepuluh poin, yang mengakibatkan degradasi ke tingkat ketiga sepak bola Inggris untuk pertama kalinya sejak tahun 1960.
Namun, bisa dibilang, degradasi ke League One ini membawa pencapaian terbesar Southampton, dengan klub meraih promosi berturut-turut pada 2010-2011 dan 2011-2012 di bawah Nigel Adkins untuk kembali ke Premier League yang terkenal.
Akademi dan Pemain Legendaris
Sepanjang sejarah mereka, Southampton memiliki reputasi dalam menghasilkan pemain muda yang luar biasa dan mereka dapat menghitung bintang internasional saat ini Gareth Bale dan Theo Walcott di antara produk akademi mereka. Salah satu putra favorit klub adalah Matt Le Tissier yang, tidak seperti Bale dan Walcott, memilih untuk tetap bersama The Saints sepanjang kariernya, mencetak 209 gol dalam 540 penampilan antara tahun 1986 dan 2002. Le Tissier adalah pencetak gol terbanyak kedua klub setelah Mick Channon, yang mencetak 228 gol dalam dua masa baktinya di the Dell antara akhir 1960-an dan awal 1980-an.
Dalam hal penampilan, Terry Paine berada jauh di atas pemain Southampton lainnya, dengan 815 penampilan dalam 18 musim bersama klub antara tahun 1957 dan 1974. Kedudukan Paine di klub dikonfirmasi ketika ia diangkat sebagai Presiden Kehormatan pada tahun 2013.
Kasino
Olahraga
best-csgo-betting-websites