🔥 Selamat datang di Aplikasi Populer — Jelajahi tren terbaru tentang casino-portugal!
Pengalaman Luigi Nonton Sirkus The Great 50 Show Surabaya
Alhamdulillah karena mendapat job liputan grand opening The Great 50 Show Surabaya, saya mendapat empat tiket Silver gratis. Tiket senilai enam ratus ribu rupiah ini bisa dipergunakan hari apa saja kecuali Sabtu dan Minggu setelah liputan. Sungguh merupakan salah satu berkah ngeblog, karena dengan tiket tersebut saya bisa mengajak Luigi, kakak (keponakan), Bapak dan Ibu nonton sirkus.
“Jika saya yang sudah dewasa saja sungguh terpukau dengan pertunjukan ini, bagaimana dengan Luigi ya.” Pikir saya saat kiriman paket voucher mendarat di kantor.
Untuk foto di photoboth The Great 50 Show sungguh perjuangan, Lui muter tanpa kendali.
Dipostingan saya di sini, ada sedikit kegalauan bagaimana jika mengajak anak balita menonton pertunjukan sirkus. Namun bagi saya, semua kekhawatiran yang ada bisa diminimalisir. Salah satunya dengan briefing.
Kami lumayan mendadak memutuskan berangkat malam itu (5/4). Sehingga briefing pun dilakukan secepat kilat.
Mama: Lui malam ini diajak Mama liat sirkus, sirkus itu orang yang atraksi-atraksi keren. Mereka ada yang bergelantungan di tempat tinggi tapi gak jatuh, nari sambil main api tapi gak kena apinya, sepedaan bareng orang banyak tapi gak jatuh sepedanya.
Kayak gimana itu?
Saya tunjukkan video youtube The Great 50 Show Jakarta.
Mama: Nah kira-kira kalo pemain sirkus main kayak gitu, Lui bisa gak niruin?
Lui: Gak bisa Ma.
Mama: Kenapa ya ntar kalo dicoba nirukan?
Lui: (diem, mikir)
Mama: Karena ntar berbahaya, Lui bisa jatuh. Kakak-kakak pemain bisa main sebagus itu karena mereka latihan terus tiap hari. Ada gurunya juga yang ngajarin. Jadi kalo Lui gak latian dulu, boleh gak ya niruin dirumah?
Lui: Gak boleh
(Ok tos berdua)
Kami berangkat naik taxi online, dan bersyukur banget jeda antara nukerin voucher tiket dan masuk gak telat. Jadi kami masih bisa memilih tempat duduk. Yah meski berbeda saat saya liputan yang nonton di kawasan VIP, kali ini saya nonton di sebelah samping kanan panggung.
tiket The Great 50 Show sudah di tangan
Gimana respon Lui? seneng karena musiknya rame. Sesekali menggoyang-goyangkan kepalanya mengikuti irama. Lui duduk tertib meski sesekali pindah-pindah tempat duduk. Tak apalah, masih wajar. Karena rentang konsentrasi anak usia dini juga masih pendek. Kami makan kacang dan biskuit Tango yang dibawa dari rumah. Juga menyeruput teh kemasan yang kami beli di lokasi. Tak apalah harganya berkali lipat, wajar khan ini tempat wisata.
Yang menarik adalah kami semua fokus nonton karena ada aturan tidak boleh memotret dan merekam segala atraksi karena alasan hak cipta. Asik banget, gawai ditaruh di tas, jadi gak ada atraksi yang terlewat dari pandangan.
(Baca juga: Terpukau di Bawah Tenda Sirkus The Great 50 Show)
suasana panggung The Great 50 Show belum dimulai
Dua jam sungguh tidak terasa. Akhirnya kami menyempatkan berfoto di photobooth The Great 50 Show. Saat memanggil taxi online untuk pulang ada tragedi Lui bilang pup. Secepat kilat saya beresin, dan kami naik taxi tanpa ada bau menyengat.
Apa yang bisa dijadikan bahan pembicaraan dengan Lui setelah nonton sirkus?
Apa Lui senang?
Lui liat orang ngapain aja disana?
Dan memberikan value.
Lui tau gak kenapa kakak-kakak pemain bisa bermain seperti itu? Karena mereka belajar. Dan belajarnya didampingi oleh yang ahli. Sapa itu? Gurunya. Ilmu dari gurunya diserap dan kakak-kakak pemain latihan terus dan terus.
Jadi kalo Lui pengen bisa apa aja, Lui juga harus banyak belajar dan latihan. Seperti waktu Lui sepedaan. Ingat gak awalnya Lui bingung pakai sepedanya gimana. Karena Lui latihan terus, lama-lama Lui udah bisa sepedaan dengan angkat dua kaki. Dan ia pun mengangguk tanda setuju.
Semoga selalu memetik hikmah dalam kisah.
Cerita Luigi 3 tahun 1 bulan 16 hari
Share yuk, pengalaman dapat rejeki ngeblognya di kolom komentar:)
bersama Laser Girls, salah seorang pemain sirkus
jangan tanyakan alas kakinya kemana, aku nyeker saja katanya
Kasino
Olahraga
two-up-casino