🔥 Selamat datang di Aplikasi Populer — Jelajahi tren terbaru tentang casino-casino-game!
Pastikan Ketersediaan Air Minum Masyarakat, Pemkab Bojonegoro Terus Perluas Wilayah Program SPAM
Sebagai upaya memastikan ketersediaan air minum bagi warga Bojonegoro, pemerintah daerah melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya terus mengembangkan dan memperluas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Terutama untuk wilayah yang terkendala air bersih. Pada 2025 saja, program tersebut diproyeksikan mampu menyasar 51 desa.
Berdasarkan data dari dinas terkait, 51 desa tersebut terdiri dari 22 desa di anggaran APBD 2025 dan 29 desa di anggaran P-APBD 2025.
Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Utilitas Umum (PSU) Dinas PKP CK Kabupaten Bojonegoro, Zunaidi, mengatakan bahwa kegiatan pengelolaan dan pengembangan sistem penyediaan air minum ini merupakan bagian dari pelayanan publik yang wajib disediakan pemerintah daerah. Air minum menjadi kebutuhan dasar manusia.
Hingga saat ini, akses melalui jaringan perpipaan belum mencapai 100 persen. Masih banyak yang bergantung pada sumber non-perpipaan yang rentan terhadap kualitas dan kontinuitas. Di banyak wilayah, kapasitas SPAM yang ada belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama di daerah pinggiran, kawasan kumuh, dan desa-desa yang belum terjangkau layanan PDAM.
Oleh karena itu, perluasan jaringan perpipaan menjadi sangat mendesak untuk menurunkan angka penyakit berbasis air, meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas masyarakat, serta mendukung pencapaian target SDGs.
“Dari lokasi rencana tersebut, pelaksanaan di lapangan akan disesuaikan dengan kebutuhan. Setelah verifikasi di lapangan dan dilakukan perencanaan, nantinya bisa ditentukan perlu perluasan jaringan perpipaan dan sambungan rumah saja, atau pembangunan sistem dari awal, seperti mulai dari kaji debit air, ketersediaan air, pengeboran, pompa, tandon, dan jaringan perpipaan hingga sambungan rumah,” jelasnya pada Kamis (11/9/2025).
Untuk pengelolaan dan pemeliharaan SPAM, rencananya akan diserahkan kepada masyarakat dan akan diberikan pendampingan teknis kepada pengurus serta pemerintah desa. Dalam prosesnya, pengajuan tetap berasal dari kelompok masyarakat yang mengusulkan kepada kepala desa, diketahui camat, untuk diteruskan ke bupati Bojonegoro.
Layanan ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan layanan air minum layak dan aman, mengoptimalkan pemanfaatan kapasitas terpasang, mendukung pencapaian target nasional dan daerah, meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan SPAM, serta mendorong pemerataan dan keadilan akses pelayanan dasar.
Kasino
Olahraga
novomatic-casino-online