🔥 Selamat datang di 777 Bet Apk — Jelajahi tren terbaru tentang slot-bet-99-login!
Prajurit AS Didakwa Menggunakan Informasi Rahasia untuk Meraih Keuntungan dari Taruhan Pasar Prediksi
Departemen Kehakiman AS hari ini mengumumkan pembukaan dakwaan terhadap seorang prajurit Angkatan Darat AS, yang didakwa dengan penyalahgunaan informasi pemerintah rahasia untuk keuntungan pribadi, pencurian informasi nonpublik pemerintah, penipuan komoditas, penipuan kawat, dan melakukan transaksi moneter ilegal. Dakwaan ini timbul dari dugaan skema di mana prajurit tersebut menggunakan informasi rahasia sensitif untuk memasang taruhan di Polymarket, sebuah pasar prediksi.
Rincian Dakwaan
Menurut dakwaan, prajurit tersebut terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan operasi militer AS untuk menangkap Nicolás Maduro, yang disebut "Operation Absolute Resolve," dan menggunakan aksesnya terhadap informasi rahasia tentang operasi itu untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Prajurit tersebut akan dihadapkan hari ini di hadapan hakim di Distrik Timur North Carolina, dan kasusnya telah ditugaskan ke pengadilan di Distrik Selatan New York.
Skema Taruhan
Pada tahun 2025, Polymarket mulai menawarkan kontrak biner terkait peristiwa di Venezuela dan Maduro. Prajurit tersebut membuat akun Polymarket pada sekitar 26 Desember 2025, mendanainya, dan mulai berdagang di pasar terkait Maduro dan Venezuela. Ia memasang sekitar 13 taruhan dari 27 Desember 2025 hingga malam 26 Januari 2026, semuanya mengambil posisi "YA" pada kontrak seperti "Pasukan AS di Venezuela...sebelum 31 Januari 2026" dan "Maduro keluar...sebelum 31 Januari 2026". Total taruhan sekitar $33.034.
Pada dini hari 3 Januari, AS menangkap Maduro dan istrinya di Caracas, dan beberapa jam kemudian Presiden AS mengumumkan keberhasilan operasi. Polymarket kemudian menyelesaikan beberapa kontrak terkait Maduro dan Venezuela dengan "YA", sehingga prajurit tersebut memenangkan taruhannya dan mendapat keuntungan sekitar $409.881.
Upaya Penutupan
Setelah sukses, prajurit tersebut mengirim sebagian besar hasilnya ke brankas cryptocurrency asing sebelum menyetornya ke akun pialang online baru. Pada hari yang sama, ia menarik sebagian besar hasil ilegal dari akun Polymarket. Setelah pengumuman operasi, laporan tentang perdagangan tidak biasa muncul di pers dan media sosial. Prajurit tersebut kemudian mengambil langkah menyembunyikan identitasnya, termasuk meminta Polymarket menghapus akunnya dengan klaim palsu kehilangan akses email, dan mengubah email yang terdaftar di akun bursa cryptocurrency.
Konsekuensi Hukum
Prajurit berusia 38 tahun dari Fayetteville, North Carolina, didakwa dengan tiga pelanggaran Undang-Undang Pertukaran Komoditas (masing-masing maksimal 10 tahun penjara), satu tuduhan penipuan kawat (maksimal 20 tahun), dan satu tuduhan transaksi moneter ilegal (maksimal 10 tahun). Hukuman maksimum ditentukan oleh Kongres dan hanya untuk informasi, sedangkan hukuman aktual akan ditentukan oleh hakim.
Kasino
Olahraga
nba-playoffs-bet