🔥 Selamat datang di IKAN123 — Jelajahi tren terbaru tentang skycity-online-casino-review!
KAJIAN PENENTUAN CRITICAL CONTROL POINT DAN MONITORING PROSES PADA PRODUKSI KEJU HALLOMI DI PT MAZARAAT LOKANATURA INDONESIA
Kualitas produk pangan yang aman dan sehat sangat diperhatikan oleh masyarakat di seluruh dunia. Salah satu cara menentukan kualitas pangan yang diakui dunia saat ini adalah penerapan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP). Perusahaan ini merupakan salah satu IKM di Indonesia yang sedang meningkatkan kualitas produk pangan mereka berupa keju halloumi dengan penerapan HACCP. HACCP memiliki 12 tahap terdiri dari 5 tahap awal dan 7 prinsip HACCP. Pada 7 prinsip HACCP terdapat tahap penentuan Critical Control Point (CCP) dan proses monitoringnya. Perusahaan ini dengan produk keju halloumi sudah menerapkan 12 tahap dari HACCP. Penentuan CCP di proses produksi keju halloumi terdapat pada proses pemanasan susu hingga suhu 65°C dalam waktu 15 menit dan proses pemasakan keju. Proses monitoring pada perusahaan ini diawasi oleh supervisor produksi. Monitoring pada proses pemanasan susu dilakukan dengan mengukur kenaikan suhu susu hingga 65°C selama waktu 60 menit dan setelah mencapai suhu tersebut, suhu susu dipertahankan selama 15 menit dengan suhu 65°C. Monitoring pada proses pemasakan keju dilakukan dengan pengukuran suhu dan waktu. Suhu air dadih yang digunakan pada proses pemasakan keju dapat tercapai suhu 90°C pada waktu 80 menit. Setelah air dadih mencapai suhu tersebut keju kemudian dimasak selama 15 menit dengan mempertahankan suhu air dadih dan pada proses hanya terjadi penurunan suhu 1°C dari suhu 90°C ke suhu 89°C.
Kata Kunci: Hazard Analysis Critical Control Point, keju halloumi, Critical Control Point, monitoring
Kasino
Olahraga
no-wagering-casino-bonuses