🔥 Selamat datang di MAMITOGEL — Jelajahi tren terbaru tentang play-now-casino!
Pengalaman Chris Voss dengan Cannabis Medis untuk Multiple Sclerosis
Chris Voss, seorang pria berusia 37 tahun, didiagnosis menderita multiple sclerosis (MS) pada tahun 2020 di tengah pandemi COVID-19, gempa bumi di Utah utara, dan tekanan studi pascasarjana. Tanpa akses segera ke dokter, ia mengalami nyeri hebat di kedua kaki seperti terbakar dan mati rasa.
Seorang teman memberinya pena minyak cannabis yang membantunya meredakan nyeri dari level 7-8 menjadi 3-4. Voss merasa cannabis juga meredakan beban psikologis dan depresi yang menyertainya. Ia kemudian mendapatkan akses ke Dragonfly, apotik cannabis medis di dekat rumahnya.
Voss bereksperimen dengan berbagai metode pengiriman cannabis. Krim topikal membantu mengencangkan otot, dan ia menyukai tingtur Zion Medicinals 1:1:1 THC:CBD:CBG yang mengurangi peradangan dan nyeri. Ia juga mengubah pola makannya menjadi anti-inflamasi dengan menghilangkan susu, gluten, dan gula olahan serta mempraktikkan Metode Wim Hof untuk mengurangi peradangan.
Ia berpartisipasi dalam uji klinis terapi sel punca untuk MS dan menjalani terapi oksigen hiperbarik. Meskipun cannabis tidak menyembuhkan MS, ia menganggapnya sebagai alat yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup, mengurangi nyeri, dan membantunya tidur. Ia juga merasakan manfaat dalam kesehatan mental, termasuk mengatasi PTSD dan tidur yang lebih baik.
Voss berbicara tentang stigma yang masih melekat pada cannabis, tetapi ia menemukan bahwa ketika ia terbuka, banyak yang mendukung. Ia menggunakan cannabis terutama pada malam hari dan tidak mengemudi dalam pengaruh. Ia juga menikmati membuat musik 8-bit (chiptune) sebagai hobi kreatif.
Pesan Voss untuk pasien lain adalah menggunakan cannabis sebagai alat pertama, bukan yang terakhir, karena kualitas hidupnya meningkat secara signifikan. Ia menekankan pentingnya hubungan antarmanusia dan menjadi diri sendiri dibandingkan mengejar materi dan status.
Kasino
Olahraga
borgata-casino-ac