🔥 Selamat datang di QUEEN123 — Jelajahi tren terbaru tentang bet-australia!
Abstrak
Penelitian ini mengevaluasi variasi musiman parameter fisikokimia di Douglas Creek, Ibeno LGA, Akwa Ibom State, untuk menentukan status kualitas air dan implikasi ekologis. Sebuah studi potong lintang komparatif dilakukan selama musim hujan (Juli–September 2023) dan musim kemarau (Januari–Maret 2024), dengan sampel air dianalisis menggunakan metode standar. Parameter seperti pH, konduktivitas, salinitas, oksigen terlarut, suhu, kekeruhan, nitrat, fosfat, sulfat, klorida, total padatan tersuspensi, kebutuhan oksigen kimiawi (COD), kation (Ca²⁺, Mg²⁺, K⁺, Na⁺), dan total hidrokarbon minyak bumi ditentukan menggunakan instrumen analitik yang sesuai. Hasil menunjukkan perbedaan musiman yang mencolok, dengan konduktivitas listrik meningkat dari 278,67 µS/cm pada musim hujan menjadi 30.344,67 µS/cm pada musim kemarau (P = 0,009), klorida dari 20,02 mg/L menjadi 15.881,00 mg/L (P = 0,018), salinitas dari 175,33 mg/L menjadi 23.028,67 mg/L (P = 0,004), dan kekeruhan dari 5,33 NTU menjadi 306,67 NTU (P = 0,014), sementara konsentrasi kalsium dan kalium juga meningkat secara signifikan pada musim kemarau. Perubahan ini, didorong oleh berkurangnya pengenceran, intrusi air asin, dan penguapan, menyebabkan peningkatan beban mineral dan garam yang melampaui batas Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sehingga menimbulkan risiko bagi keanekaragaman hayati perairan dan kesehatan masyarakat. Temuan ini menekankan perlunya pemantauan berkelanjutan dan pengelolaan lingkungan yang lebih ketat untuk menjaga kualitas air di Douglas Creek.
Kata Kunci
- Douglas Creek
- Delta Niger
- Parameter Fisikokimia
- Variasi Musiman
- Kualitas Air
Informasi Artikel
Jurnal: Jurnal Lingkungan, Iklim, dan Ekologi, Volume 2(2), 2025, Halaman 44-55, Diterbitkan 12-09-2025, DOI: 10.69739/jece.v2i2.976
Kasino
Olahraga
promo-codes-for-betting-sites