🔥 Selamat datang di SLOTPIALA123 — Jelajahi tren terbaru tentang slot-demo-bet-bebas!
Bet the Farm: Uang dan Akal Sehat Bertani di Amerika
Beth Hoffman menjalani kehidupan yang baik: karier sukses sebagai jurnalis dan profesor, rumah nyaman di San Francisco, dan banyak teman serta keluarga dekat. Namun di usia akhir 40-an, ia dan suaminya memutuskan meninggalkan kota besar dan pindah ke peternakan keluarganya di Iowa—semua demi impian menjadi petani, untuk mempraktikkan semua yang telah ia pelajari selama puluhan tahun meliput makanan dan pertanian. Hanya ada satu masalah: uang.
Setengah dari dua juta peternakan di Amerika menghasilkan kurang dari $300 pada tahun 2019. Di antara biaya lahan yang meningkat, peralatan yang semakin mahal, ketidakpastian iklim yang semakin besar, dan sedikit pilihan untuk perawatan kesehatan, bertani saat ini adalah bisnis yang berisiko. Bagi banyak orang, sekadar bertahan adalah perjuangan terus-menerus.
Bet the Farm mencatat perjuangan ini melalui mata Beth sebagai petani pemula. Ia harus berhadapan dengan ayah mertuanya yang enggan menyerahkan kendali atas lahan. Menanam gandum baik untuk lingkungan tetapi akhirnya sangat buruk bagi dompet. Dan menemukan tempat, di tengah pandemi COVID-19, untuk menyembelih daging sapi yang digembalakan dengan rumput adalah mimpi buruk. Pasangan itu juga harus menyeimbangkan keuangan, berharap bahwa bertani bukanlah fantasi romantis yang menghabiskan setiap sen tabungan mereka.
Bahkan dengan tabungan yang layak dan akses ke lahan, memenuhi kebutuhan kadang terasa mustahil. Dan Beth tahu betul bahwa ia termasuk yang beruntung. Jika Beth tidak bisa berhasil, bagaimana petani yang menghadapi rasisme, kurang akses ke lahan, atau tidak memiliki pekerjaan lain untuk diandalkan? Bet the Farm adalah catatan langsung tentang bahaya bertani saat ini dan eksplorasi pribadi tentang cara-cara yang lebih adil dan berkelanjutan dalam memproduksi makanan.
Pujian
"John dan Beth tahu bahwa mereka agak naif ketika pindah ke Iowa, tetapi Hoffman sangat terampil (dan fasih) dalam mengubah ketidaktahuan itu menjadi pengamatan dan pembelajaran...bukunya sangat tepat dan dipikirkan dengan matang...Baca bukunya—dan dengarkan." —Jane Smiley, The Washington Post
"Catatan jujur...Kadang kita membaca berita tentang pertanian, tetapi ini adalah deskripsi yang jauh lebih rinci tentang betapa berbahaya dan memikatnya pertanian, baik secara fisik maupun finansial." —Jane Smiley, The New York Times
" Bet the Farm adalah buku terbaik... Malcolm Gladwell tidak bisa melakukan apa yang telah dilakukan Hoffman untuk menjelaskan kebijakan pertanian saat ini." — Des Moines Register
"Direkomendasikan... analisis yang jelas tentang segala sesuatu mulai dari sejarah komoditas, peternakan pabrik dan hilangnya lahan orang kulit hitam, hingga seluk-beluk keuangan pertanian, mengapa sangat sulit bagi petani untuk mendapatkan penghasilan yang layak, dan mengapa sebagian besar keluarga petani memiliki setidaknya satu pekerjaan di luar pertanian." — Farm Aid
"Diskusi yang luas ini mempersonalisasi lingkungan petani saat ini dengan cara yang menghubungkan perspektif dan situasi nasional dengan upaya individu. Bet the Farm adalah presentasi kuat yang harus menjadi andalan koleksi buku pertanian atau diskusi tentang masa depan pertanian." — Donovan's Literary Services
"Jika Anda kenal seseorang yang bertani secara berkelanjutan dan berhenti, buku ini akan membantu Anda mengerti mengapa. Dan jika Anda melakukannya, buku ini akan menjadi suara persahabatan yang meneguhkan pelajaran sulit yang telah Anda pelajari." — Acres USA
"Hoffman berbicara terus terang tentang perjuangan menjadi petani pemula... Ini adalah buku tentang suksesi dan tekad, tetapi juga tentang betapa rapuhnya masa depan pertanian keluarga di Amerika." — Modern Farmer
"Sangat direkomendasikan.... Gerakan pertanian berkelanjutan berfokus pada aspek sosial, moral, dan ekologis pertanian. Hoffman mengingatkan bahwa tanpa juga melihat ekonomi, upaya tersebut tidak akan berhasil." — Choice
Kasino
Olahraga
casino-77-slot-login