🔥 Selamat datang di Bertil Casino — Jelajahi tren terbaru tentang casino-jeux-gratuits!
Lanzhou Lamian
Meskipun kuliner Tiongkok sangat beragam, ada beberapa hidangan yang ada di mana-mana di seluruh negeri yang luas ini. Salah satu hidangan tersebut adalah lamian (拉面 – lā miàn) yang secara harfiah berarti "mi tarik". Tempat paling terkenal untuk lamian adalah kota Lanzhou (兰州 – lán zhōu), ibu kota Provinsi Gansu. Di mana pun Anda berada di Tiongkok, Anda tidak akan pernah jauh dari semangkuk mi lezat yang mengepul ini. Faktanya, diperkirakan ada sekitar 20.000 restoran Lanzhou lamian di Tiongkok! Seperti Gerbang Emas di AS, Lanzhou lamian adalah ikon di Tiongkok. Mari kita lihat lebih dekat Lanzhou lamian dan bagaimana cara pembuatannya dalam tulisan ini yang pasti akan membuat Anda tergiur.
Pengenalan Lamian
Lanzhou lamian dibuat dengan mengambil gumpalan adonan besar dan berulang kali meregangkan serta melipatnya. Hal ini memiliki beberapa tujuan: menyelaraskan gluten dan melonggarkan adonan. Setelah itu, adonan ditarik beberapa kali (sesuai namanya) oleh seorang ahli. Ini benar-benar sebuah karya seni! Penarikan terus dilakukan hingga ketebalan yang diinginkan tercapai. Saat mencicipi lamian di berbagai tempat di Tiongkok, Anda akan menemukan ada yang membuat mi sangat tebal dan ada yang sangat tipis. Tidak ada cara yang salah dalam membuat semangkuk lamian!
Ada 5 ciri khas semangkuk Lanzhou lamian yang enak, mudah diingat berkat frasa bahasa Tiongkok yang lucu ini:
一清, 二白, 三红, 四绿, 五黄 yī qīng, èr bái, sān hóng, sì lǜ, wǔ huáng 1 bening, 2 putih, 3 merah, 4 hijau, 5 kuning
Ini merujuk pada kuah bening, lobak putih, minyak cabai merah, ketumbar hijau, dan kuning untuk bawang putih serta mi. Campurkan semuanya dan Anda akan mendapatkan semangkuk lamian yang sempurna.
Karena sebagian besar restoran Lanzhou lamian dimiliki dan dioperasikan oleh orang Hui (回族 – huí zú), hidangan mi terkenal ini biasanya halal. Biasanya dibuat dengan daging sapi, meskipun kadang-kadang digunakan daging kambing.
Kisah Pribadi
Dulu ketika saya tinggal di Beijing, ada sebuah restoran Lanzhou lamian setengah blok dari apartemen saya di Wudaokou. Nama aslinya adalah Old Horse Lanzhou Pulled Beef Noodles (老马兰州牛肉拉面 – lǎo mǎ lán zhōu niú ròu lā miàn), tetapi kami selalu menyebutnya "Meat Table". Nama cerdik ini berasal dari dua faktor: 1. Kami tidak bisa mengerti karakter Tionghoa pada nama aslinya, dan 2. Mereka menumpuk kantong daging kambing di atas meja untuk membuat sate kambing (羊肉串儿 – yáng ròu chuàn er) yang lezat. Memberi nama Inggris konyol pada restoran lokal menjadi hobi favorit kami, dan ini adalah awal mulanya.
Selama satu tahun tinggal di Wu, saya mungkin makan di sana hampir 100 kali. Semangkuk lamian yang besar dan mengenyangkan itu membantu saya melewati musim dingin Beijing yang menyiksa, dan hanya dengan 6-7 RMB semangkuk, saya masih punya banyak uang untuk pergi berpesta di malam hari. Staf anak-anak muda Hui sangat mengenal kami pada akhir tahun itu – terutama kegemaran kami menghabiskan persediaan bir Yanjing mereka yang suam-suam kuku. Ketika saya memikirkan masa-masa di Beijing, restoran ini adalah salah satu hal pertama yang terlintas di benak saya. Saya sering bermimpi bisa teleportasi ke Meat Table untuk semangkuk lamian dan bir bersama teman-teman lama. Jika Anda pernah bepergian ke Beijing, pastikan untuk menemukannya dan nikmati salah satu hidangan terbaik yang pernah Anda rasakan.
Cara Membuat Lamian
Tidak ada pengganti untuk yang asli, jadi cara terbaik untuk menikmati semangkuk lamian autentik adalah dengan bepergian ke Lanzhou. Namun, jika Anda ingin mencoba membuat lamian klasik di dapur sendiri, Anda bisa mengikuti resep hebat dari Woks of Life. Anda juga bisa mengikuti video jika Anda lebih suka belajar secara visual.
Kasino
Olahraga
singapore-casino-chips