🔥 Selamat datang di Casino Game Slots — Jelajahi tren terbaru tentang vip-online-casino-wala!
Abstrak
Kemiskinan di daerah perdesaan masih menjadi salah satu tantangan utama yang menghambat peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan Pasar Terapung Lok Baintan. Meskipun potensi sumber daya alam dan budaya lokal melimpah, kurangnya inovasi serta pemanfaatan teknologi dan pemasaran yang efektif menyebabkan keterbatasan dalam pengembangan ekonomi kreatif. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk merumuskan strategi pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal guna meningkatkan pendapatan masyarakat di kawasan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Secara khusus, penelitian ini mengeksplorasi studi kasus di tiga desa utama: Desa Lok Baintan, Desa Sungai Tandipah, dan Desa Paku Alam. Untuk mencapai tujuan, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan perangkat desa dan pelaku usaha. Selain itu, observasi lapangan dan studi dokumentasi terkait kebijakan dan potensi ekonomi lokal juga digunakan untuk memperkaya keandalan data. Data kemudian dianalisis menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang memengaruhi pengembangan ekonomi kreatif di kawasan Pasar Terapung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat keunggulan potensial seperti modal awal yang rendah dan sumber daya manusia yang melimpah, hambatan utama terkait dengan kurangnya inovasi, teknologi pemasaran, dan dukungan infrastruktur. Oleh karena itu, strategi yang diusulkan meliputi peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui pelatihan inovasi, optimalisasi penggunaan media digital, dan penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam mengelola ekonomi kreatif. Dengan demikian, implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan di kawasan Pasar Terapung Lok Baintan.
Kata Kunci
Ekonomi Kreatif, Pembangunan Perdesaan, Potensi Lokal, Peningkatan Pendapatan, Pasar Terapung Lok Baintan
Detail Artikel
Cara Mengutip: Majidah, H., Rahmini, N., & Sopiana, Y. (2025). Strategi Pengembangan Ekonomi Kreatif Perdesaan Berbasis Potensi Lokal untuk Meningkatkan Pendapatan di Kawasan Pasar Terapung Lok Baintan. Ecoplan, 8(1), 27-41. doi
Referensi
- Aghion, P., Antonin, C., & Bunel, S. (2019). Kekuatan destruksi kreatif: Pergolakan ekonomi dan kekayaan bangsa. Harvard University Press.
- Azwar, S. (2016). Ekonomi makro: Perspektif agregat dan kebijakan fiskal. Pustaka Mandiri.
- Blakely, E. J., & Bradshaw, T. K. (2020). Perencanaan pembangunan ekonomi lokal: Teori dan praktik (2nd ed.). SAGE Publications.
- Ecoplan. (2021). Pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal di daerah perdesaan. Jurnal IESP, 5(1), 45–59.
- Faisal, H., et al. (2020). Inovasi dan daya saing di industri kreatif: Sebuah studi komparatif. International Journal of Creative Economy, 7(2), 75–90.
- Fagerberg, J. (2018). Inovasi, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan ekonomi. Oxford Review of Economic Policy, 34(1), 2–23. doi
- Hadi, S., & Nugroho, A. (2021). Meningkatkan potensi kreatif lokal melalui pemasaran digital: Bukti dari daerah perdesaan. Journal of Rural Development, 10(3), 112–130.
- Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2016). Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi Terbaru). Balai Pustaka.
- Kasmiah, & Rahmi, S. (2019). Strategi pemberdayaan ekonomi kreatif untuk meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Lamoiko. Jurnal Ekonomi Kreatif, 12(3), 45–58.
- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2020). Strategi ekonomi kreatif nasional. Jakarta: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
- Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2023). Laporan perkembangan ekonomi kreatif nasional. Diakses dari go
- Leasiwal, F. (2022). Faktor produksi dan pertumbuhan ekonomi: Analisis makroekonomi. Alfabeta.
- Mankiw, N. G. (2018). Makroekonomi (edisi ke-8). Cengage Learning.
- Pambudi, D., & Rahardjo, A. (2021). Transformasi ekonomi kreatif di Indonesia: Peluang dan tantangan. Gadjah Mada University Press.
- Ramadhan, M. (2023). Pendapatan dan distribusi ekonomi: Perspektif mikroekonomi. Universitas Airlangga Press.
- Rangkuti, F. (2017). Analisis SWOT dalam pengembangan ekonomi kreatif [Dokumen internal/monograf].
- Rizal, M., et al. (2019). Analisis komparatif strategi ekonomi kreatif di daerah perdesaan. Jurnal Ekonomi Kreatif, 6(1), 123–139.
- Schumpeter, J. A. (2019). Teori pembangunan ekonomi: Sebuah penyelidikan tentang laba, modal, kredit, bunga, dan siklus bisnis (edisi cetak ulang). Harvard University Press.
- Solow, R. M. (1956/2018). Sebuah kontribusi pada teori pertumbuhan ekonomi. The Quarterly Journal of Economics, 70(1), 65–94.
- Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
- Usman, A., Zakaria, R., & Curatman, S. (2023). Ekonomi lokal dan pengelolaan pasar barang dan jasa. Gramedia.
- Yunani, E., et al. (2020). Revitalisasi pasar terapung sebagai strategi pengembangan ekonomi masyarakat lokal. Jurnal Ekonomi Rakyat, 7(2), 12–19.
- Zakaria, R. (2024). Pasar barang dan jasa dalam konteks ekonomi kreatif. Universitas Indonesia Press.
Kasino
Olahraga
casino-cruise-ship