🔥 Selamat datang di Casino368 — Jelajahi tren terbaru tentang nonton-big-bet-sub-indo-rebahin!
Horangi Jelaskan Bahaya Phishing Terhadap Suatu Organisasi
Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur (CISA) mendefinisikan rekayasa sosial sebagai serangan yang menggunakan interaksi manusia atau keterampilan sosial untuk mendapatkan informasi dari suatu organisasi atau sistem komputer.
"Phishing adalah suatu bentuk rekayasa sosial yang biasanya menggunakan email atau situs berbahaya untuk mendapatkan informasi pribadi, di mana penyerang akan berpura-pura menjadi organisasi yang tepercaya," ujar Konsultan Keamanan Siber Utama dari Horangi Cyber Security, Kevin Kusnardi, dalam paparannya pada workshop 'How to Enhance Your Security to Protect Your Customers?', Rabu (21/9).
Kevin juga menjelaskan apa yang diinginkan oleh pelaku kejahatan siber, yaitu nama pengguna dan kata sandi, data kartu kredit, data sensitif, serta penyebaran malware. Dalam melakukan phishing, mereka menyisipkan malware dan menginstruksikan korban untuk menjalankan malware tersebut, sehingga penyerang mendapatkan akses awal ke dalam organisasi.
Jenis-Jenis Phishing
Dilihat dari tipenya, phishing memiliki tiga metode yang paling umum digunakan: phishing email atau spam, vishing melalui panggilan suara, dan smishing melalui SMS dan WhatsApp.
Menurut Cisco, laporan tren ancaman keamanan di tahun 2021 menunjukkan bahwa sebanyak 86% organisasi memiliki setidaknya satu pengguna yang mencoba terhubung ke situs phishing, 46% lalu lintas kueri berbahaya di industri jasa keuangan dihasilkan dari phishing, 48% organisasi menemukan aktivitas malware pencuri informasi, dan 90% pelanggaran data terjadi karena phishing.
Dampak Phishing
"Dampak yang terjadi apabila terkena phishing adalah kehilangan banyak pelanggan, reputasi organisasi atau perusahaan menjadi rusak, kehilangan nilai perusahaan, dan terjadinya gangguan bisnis," tutur Kevin.
Kasino
Olahraga
betting-provider