🔥 Selamat datang di Crypto Casino — Jelajahi tren terbaru tentang how-many-casino-in-genting!
70 Merek Besar Berinvestasi pada Dhurandhar: The Revenge untuk Iklan Layar Lebar
18 Maret 2026
Dengan perkiraan lebih dari 60 juta pengunjung, 40 persen disalurkan oleh UFO, dan lebih dari 400 pengiklan bergabung, film ini muncul sebagai momen pemasaran besar yang mendorong visibilitas, keterlibatan, dan koneksi konsumen melalui bioskop.
Film-film besar di India dengan cepat menjadi momen periklanan utama, dan Dhurandhar: The Revenge telah muncul sebagai salah satu yang terbesar tahun ini. Jaringan UFO Cine Media telah menggandeng lebih dari 70 merek nasional dan hampir 400 pengiklan untuk perilisan film ini, dengan perkiraan jumlah pengunjung di seluruh India melampaui 60 juta. UFO sendiri diperkirakan akan menyumbang hampir 40 persen dari jangkauan tersebut, menjadikan perilisan ini sebagai peluang berdampak tinggi bagi merek di layar lebar.
Bioskop terus menawarkan keunggulan tersendiri bagi pengiklan: audiens yang sangat terlibat, gangguan minimal, dan lingkungan menonton premium, menjadikannya media yang kuat untuk pengingatan merek.
Mengikuti hebohnya Dhurandhar: The Revenge, minat periklanan mencakup berbagai sektor, termasuk teknologi, konstruksi, FMCG, otomotif, ponsel pintar, dan BFSI. Secara total, lebih dari 70 merek nasional dan hampir 400 pengiklan, baik di pasar regional maupun nasional, telah bermitra dengan UFO untuk menjangkau audiens selama penayangan film di bioskop.
Beberapa merek yang beriklan melalui jaringan UFO Cine Media meliputi L'Oréal, UltraTech Cement, JSW, Raymond, Mahindra, Everest Industries, Adani Wilmar, Samsung, ICICI Bank, Hero MotoCorp, Maruti Suzuki, Indriya oleh Aditya Birla Jewellery, Senco Gold, PC Chandra Jewellers, Bajaj Auto, Astral Pipes, Emami, Manyavar, dan Exide Industries, serta merek lainnya.
Penargetan regional telah muncul sebagai keunggulan lain bagi pengiklan. Dengan film seperti Ustaad Bhagat Singh yang menarik minat kuat di pasar tertentu, merek semakin memanfaatkan bioskop untuk menyesuaikan kampanye berdasarkan wilayah dan bahasa. Hal ini memungkinkan pesan yang sangat terlokalisasi sambil tetap memanfaatkan skala perilisan film nasional.
Secara historis, film-film blockbuster telah mendorong lonjakan tajam dalam permintaan iklan bioskop, terutama selama akhir pekan pembukaan saat jumlah pengunjung memuncak. Film seperti KGF, Pushpa, Kantara, dan Baahubali secara konsisten menunjukkan permintaan tinggi untuk inventaris iklan di jaringan bioskop, dan pengamat industri percaya bahwa Dhurandhar: The Revenge dapat membuka peluang serupa atau bahkan lebih besar bagi pengiklan.
Sekuel blockbuster secara konsisten memperkuat kesuksesan box office, dengan film seperti Baahubali, Pushpa, KGF, dan Kantara memberikan pertumbuhan 2x hingga 5x dibandingkan film pertama. Dengan Dhurandhar yang telah meraih Rs 1.400 crore, perkiraan industri menunjukkan sekuel ini bisa melampaui Rs 2.000 crore dan menarik lebih dari 40 juta penonton bioskop, menciptakan peluang bagi merek untuk menjangkau audiens dalam skala besar.
Bioskop menawarkan sesuatu yang sangat unik bagi pengiklan, yaitu audiens yang sepenuhnya terkurung dan sangat penuh perhatian. Ketika orang datang untuk menonton film blockbuster di bioskop, mereka benar-benar tenggelam dalam pengalaman tersebut, membuat mereka jauh lebih reseptif terhadap pesan merek. Lingkungan ini membantu merek menyampaikan cerita yang kuat, membangun pengingatan yang lebih baik, dan menciptakan koneksi emosional yang lebih dalam dengan konsumen. Ketertarikan kuat yang kami lihat seputar Dhurandhar: The Revenge dengan jelas menunjukkan bagaimana merek memandang bioskop sebagai platform periklanan berdampak tinggi. Perilisan besar menghadirkan audiens yang besar dan antusias, dan bagi pemasar, ini menjadi momen sempurna untuk menampilkan kampanye mereka di layar lebar dan berinteraksi dengan konsumen saat kegembiraan dan perhatian berada pada puncaknya. Bagi merek, ini tidak hanya memperkuat visibilitas tetapi juga mendukung dampak bisnis yang lebih kuat dan menghasilkan pendapatan melalui keterlibatan konsumen yang tinggi.
Ke depannya, kalender bioskop untuk tahun 2026 dipenuhi dengan judul-judul yang paling dinantikan, termasuk Ramayana, Dhurandhar, Toxic, Galwan, King, dan Avengers. Perilisan skala besar seperti ini diperkirakan akan membawa jutaan penonton kembali ke bioskop di seluruh negeri. Bagi merek, ini menciptakan peluang kuat untuk terhubung dengan audiens di lingkungan premium yang bebas gangguan. Seiring pertumbuhan pasar bioskop, iklan bioskop siap menjadi platform yang lebih kuat lagi untuk komunikasi merek yang berdampak.
Kasino
Olahraga
sydney-to-casino