🔥 Selamat datang di Frank Fred Casino — Jelajahi tren terbaru tentang what-is-sky-bet!
Setelah Naik 123%, Saham DGIK Mulai Koreksi. Valuasi Mahal?
Sejak awal tahun, saham PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) naik signifikan. Saham perusahaan konstruksi ini telah naik 123,6 persen menjadi Rp123 dari Rp55 pada awal tahun.
Peringatan Aktivitas Pasar Tidak Wajar
Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan peringatan akan adanya pergerakan yang tidak wajar pada saham DGIK. Saham emiten di bidang konstruksi ini dinilai bergerak naik signifikan di luar kebiasaan, sehingga dimasukkan ke dalam radar Aktivitas Pasar Tidak Wajar (UMA).
Koreksi Harga Saham
Pada hari ini, harga saham DGIK mulai terkoreksi sebesar 6,5 persen ke level Rp115.
Analisis Valuasi dengan PER
Untuk menilai valuasi, digunakan metode PER (price to earning ratio), yaitu rasio yang membandingkan harga saham dengan laba bersih per saham. Semakin tinggi PER, semakin mahal harga saham. PER DGIK mencapai 67,2 kali, jauh di atas rata-rata PER sektor konstruksi sebesar 34,5 kali.
Perbandingan dengan Emiten Konstruksi Lain
Harga saham DGIK juga lebih premium dibandingkan emiten konstruksi berkapitalisasi besar. PER PT PP Tbk (PTPP) sebesar 48,9 kali, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) 42,06 kali, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) 31 kali, dan PT Waskita Karya Tbk (WSKT) 27,99 kali.
Kinerja Keuangan
Sayangnya, PER premium tersebut tidak didukung kinerja yang baik. Laba DGIK pada sembilan bulan pertama 2016 turun 40 persen menjadi Rp7,2 miliar dari Rp12 miliar pada periode sama tahun 2015. Pendapatan perusahaan juga anjlok 40 persen menjadi Rp771 miliar dari sebelumnya Rp1,29 triliun. Secara rinci, pendapatan dari pos bangunan turun 45 persen menjadi Rp613 miliar, dan pos sipil turun 36,4 persen menjadi Rp110 miliar.
Kasino
Olahraga
casino-gaming