🔥 Selamat datang di Graton Casino Food Court — Jelajahi tren terbaru tentang mejores-bonos-de-casino!
Gemerlap, Kemewahan, dan Perjudian: Hari-Hari Perjudian di Galveston
Jauh sebelum Las Vegas menjadi ibu kota perjudian, minuman keras, dan hiburan di Amerika, Galveston dianggap banyak orang sebagai 'Kota Dosa di Barat Daya'. Penyelundupan minuman keras dan perjudian adalah industri utama di pulau ini dari tahun 1920-an hingga 1950-an.
Satu set kartu remi yang digunakan di Sui Jen Café dan Hollywood Dinner Club; keping poker senilai $100 dari Balinese Room; dan keping $5 dari Turf Athletic Club.
Selama Larangan, yang berlangsung dari 1920 hingga 1933, sejumlah pengusaha Galveston terlibat dalam penyelundupan minuman keras. Uang dalam jumlah besar dapat diperoleh oleh mereka yang secara ilegal mengangkut dan menjual minuman keras, dan beberapa individu yang giat memanfaatkan sepenuhnya kesempatan itu. Usaha ini kemudian mengarah pada industri yang lebih ambisius dan lebih menguntungkan: perjudian.
Perjudian dilarang di seluruh negara bagian Texas. Namun, Galveston memiliki kebijakan 'kota terbuka', dan kasino, meskipun ilegal, kurang lebih ditoleransi oleh aparat penegak hukum. Empat tempat di pulau itu — Hollywood Dinner Club, Turf Athletic Club, Sui Jen Café, dan Balinese Room — menawarkan koktail, perjudian, dan hiburan. Beberapa artis paling populer di Amerika, termasuk Frank Sinatra, Peggy Lee, dan Bob Hope, tampil di klub-klub Galveston.
Hollywood Dinner Club, yang terletak di 61st Street dan Stewart Road, membuka pintunya pada tahun 1926. Klub yang dilengkapi dengan lampu gantung kristal elegan dan lantai dansa kayu keras yang besar ini menawarkan makanan mewah dan hiburan langsung kelas atas. Band, orkestra, dan penyanyi terkenal secara nasional tampil secara teratur di Hollywood Dinner Club. Meskipun perjudian ilegal pada saat itu, perjudian diizinkan di klub tersebut.
Turf Athletic Club adalah tempat populer lainnya yang terletak di pusat kota Galveston. Bangunan tiga lantai yang terletak di 23rd Street antara Market dan Postoffice ini menampung klub malam, restoran, kasino, pusat kebugaran, dan ruang taruhan untuk acara olahraga. Studio Lounge yang mewah di Turf digembar-gemborkan sebagai salah satu klub ber-AC pertama di Amerika.
Kartu pos dari Sui Jen Café.
Pada tahun 1923, restoran Chop Suey dan tempat judi dibuka di Pulau Galveston. Dibangun sebagai dermaga yang menghadap ke Teluk Meksiko, Chop Suey (kemudian disebut Grotto) terletak di 21st Street dan Seawall. Pada tahun 1932, fasilitas ini direnovasi menjadi kafe oriental dan klub malam, dan namanya diubah menjadi Sui Jen. Itu adalah tempat trendi lainnya untuk berjudi dan musik, dan para pemain terkenal Amerika secara teratur dijadwalkan tampil di sana.
Sui Jen sepenuhnya direnovasi dan diganti namanya menjadi Balinese Room pada tahun 1942. Balinese Room adalah restoran dan klub malam dengan dekorasi bergaya Kepulauan Selatan. Desain interiornya menampilkan penutup dinding bambu dan alang-alang, pohon palem neon dan tembaga, serta mural berwarna-warni.
Keadaan mulai berubah di Galveston ketika Will Wilson menjadi Jaksa Agung Negara Bagian pada akhir tahun 1950-an. Bertekad untuk menghentikan perjudian ilegal di Galveston, Wilson mengirim agen penyamar ke bar, klub malam, dan kasino untuk memantau aktivitas ilegal yang terjadi di kota itu. Pada Juni 1957, ada cukup bukti untuk memaksa 47 tempat di pulau itu tutup secara permanen. Ratusan mesin slot dan meja judi dihancurkan dan dibuang ke teluk. Simpanan senjata dan catatan bisnis juga disita. Hari-hari Galveston sebagai surga penjudi telah berakhir.
Kasino
Olahraga
apuestas-casino-online