🔥 Selamat datang di Nagahoki303 — Jelajahi tren terbaru tentang wm-casino-apk!
Abstrak Studi Dampak Pembangunan PLTN-Desalinasi di Madura terhadap Sektor Ekonomi Daerah
Tujuan utama studi ini yaitu memperkirakan dampak pembangunan dan pengoperasian awal pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN)-desalinasi di Pulau Madura terhadap ekonomi daerah tersebut hingga tahun 2018.
Proyeksi jangka panjang keluaran (output, X) ekonomi Madura menggunakan alat analisis model l-O (input-output) dinamis Leontief dan untuk PDRB - permintaan akhir (Y) menggunakan model time series dengan random growth adjustment yang didasarkan pada autoregressive trend model. Karena Tabel l-O Madura belum tersedia, maka diperlukan penyusunan Tabel l-O Madura tahun 2000 dengan metode RAS dan modifikasi.
Proyek PLTN ini menggunakan teknologi SMART dengan 2 unit pembangkit (kapasitas 100 MWe per unit, keluaran total 200 MWe), tetapi tidak dibangun bersamaan (selisih setahun). Sedangkan desalinasinya menggunakan MED 4 unit dengan kapasitas masing-masing 10.000 m /hari. Masa 3 pembangunan PLTN-Desalinasi (tahap pelaksanaan) terhitung sejak tahun 2014 hingga 2018 (selama 5 tahun masa pembangunan) yang didahului dengan tahap pra-proyek (tahun 2010- 2013).
Total kebutuhan investasi proyek ini adalah US$ 357,87 juta (tahun 2002). Pada saat kontrak ditandatangani (turn key contract) tahun 2009, nilai tersebut disesuaikan dengan expected inflation US$ sebesar 1,5% per tahun, sehingga nilai investasinya menjadi sebesar US$ 397.18 juta dan pada tahun 2014 (awal pembangunan) menjadi sebesar US$ 427.87 juta. Pada akhir proyek pembangunan (2018), nilai total investasinya adalah sebesar US$ 440.79 juta. Apabila biaya ganti rugi tanah dan perijinan dihitung, maka nilai proyek menjadi US$ 476 juta. Pada tahap pra-proyek (2010-2013), secara kumulatif aktivitas ganti-rugi lahan dan perijinan sebesar Rp 114,11 milyar (US$ 10.69 juta) berdampak tidak langsung - transmisi melalui konsumsi rumah tangga dan pemerintah - terhadap ekonomi Madura.
Hasil simulasi l-O dinamis (Tabel l-O Madura tahun 2000, 10x10) menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi itu berakibat pada penambahan keluaran ekonomi Madura, PDRB, dan tenaga kerja yaitu masing-masing secara kumulatif sebesar Rp 146,39 milyar, Rp79,20 milyar, dan 7.428 orang.
Secara keseluruhan aktivitas proyek pada tahap pelaksanaan (2014-2017) diperkirakan Rp 231,37 milyar (US$ 19.36 juta) yang berdampak langsung terhadap ekonomi Madura. Dampak itu ditransmisikan melalui investasi yang diproduksi sektor 7 (bangunan-konstruksi), di mana dari simulasi l-O dinamis untuk dampak tersebut (kumulatif) adalah peningkatan keluaran, PDRB, dan penyerapan tenaga kerja yang masing-masing sebesar Rp 335,43 milyar, Rp 159,29 milyar, dan 14.941 orang.
Pada tahap operasi awal proyek tahun 2018 selama 9 bulan untuk PLTN unit pertama (100MWe), dua unit desalinasi (20.000m /hari). Berdasarkan skenario 3 pembedaan harga dan produksi neto (listrik dan air dikurangi pemakaian sendiri sebesar 6,5% dan 2%) diperoleh tambahan keluaran baru yaitu Rp 337,64 milyar (skenario pertama) dan Rp 398,08 milyar (skenario kedua). Hasil simulasi 1-0 dinamis (skenario pertama) menghasilkan tambahan keluaran, PDRB, dan penyerapan tenaga kerja masing-masing Rp 441,6 milyar, Rp 52,4 milyar, dan 4.544 orang. Hasil skenario kedua yaitu meningkatkan keluaran ekonomi Madura sebesar Rp 519,7 milyar, PDRB sekitar Rp 58,7 milyar dan tenaga kerja sebanyak 5.313 orang.
Kata Kunci
- model l-O dinamis-statis PDRB-permintaan akhir
- tenaga kerja
- PLTN-desalinasi
- energi listrik
- air bersih
Kasino
Olahraga
macau-casinos-map