🔥 Selamat datang di Online Casino 2017 — Jelajahi tren terbaru tentang best-live-casino!
Pendahuluan
Ada banyak ilmuwan hebat yang membuat penemuan brilian dan mengubah bidang yang mereka geluti. Terlepas dari bidang pekerjaannya, selalu penting untuk menemukan cara dan solusi baru, menyederhanakan dan memperbaiki model lama, serta berusaha melakukan terobosan ilmiah. Dokumenter Trillion Dollar Bet dirilis oleh BBC pada tahun 1999 dan menyajikan kisah lengkap tentang rumus Black–Scholes–Merton – sebuah keajaiban nyata dalam dunia keuangan. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk membahas dokumenter tersebut dan memberikan ulasannya.
Rumus Black–Scholes–Merton
Dalam dunia perdagangan, terdapat model yang dikembangkan untuk membantu orang-orang yang terkait dengan pasar keuangan. Ada aturan dalam perdagangan: jika seseorang ingin menghasilkan uang, ia harus mengambil risiko. Rumus Black–Scholes–Merton adalah rumus brilian yang diciptakan untuk melakukan sesuatu yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Model matematis ini dapat diturunkan dari persamaan Black–Scholes. Rumus ini memberikan perkiraan harga opsi tipe Eropa. Rumus ini juga menunjukkan bahwa setiap opsi memiliki harga khusus tersendiri, terlepas dari ekspektasi pengembalian dan risiko sekuritasnya. Model ini memberikan legitimasi matematis bagi aktivitas banyak pasar opsi dan menyebabkan perubahan dalam perdagangan opsi. Di seluruh dunia, orang menggunakan rumus ini karena mengurangi risiko dan meningkatkan peluang keuntungan tinggi.
Apa yang Dibahas dalam Trillion Dollar Bet?
Trillion Dollar Bet adalah dokumenter yang dirilis oleh BBC pada tahun 1999. Dokumenter ini menceritakan kisah rumus Black–Scholes–Merton – sebuah penemuan ilmiah brilian dan salah satu model penetapan harga opsi terbesar yang pernah diciptakan dalam keuangan. Model ini ditemukan pada tahun 1973; ketiga penciptanya, Fischer Black, Robert Merton, dan Myron Scholes, adalah ekonom dan memenangkan Hadiah Nobel untuk penemuan mereka. Seperti yang telah disebutkan, aturan keuangan mengatakan bahwa jika orang ingin mendapatkan uang, mereka harus mengambil risiko. Jadi, ketiga ilmuwan tersebut memutuskan untuk membuktikan bahwa aturan itu salah dan menunjukkan bahwa dua posisi berisiko yang diambil bersama dapat menghilangkan ancaman itu sendiri. Dengan kata lain, mereka ingin rumus ini memungkinkan orang mendapatkan uang tanpa risiko. Namun, ketika Black, Merton, dan Scholes menggunakan rumus itu sendiri, mereka mulai kehilangan sejumlah besar uang setiap hari.
Sulit dibayangkan, tetapi setiap hari jutaan dolar berganti pemilik, dan bagi semua orang selalu ada persaingan ketat dan kemungkinan kehilangan ribuan dan jutaan hanya karena satu kesalahan. Karenanya, orang berharap bahwa model apa pun dapat membantu mereka mengurangi risiko, mengalahkan naluri pedagang lain, dan bersaing dengan kemampuan serta pengetahuan para pedagang terbaik. Dokumenter ini menceritakan tentang Leo Melamed dari Chicago Mercantile Exchange. Ia telah menjadi pedagang selama 30 tahun dan kini memiliki model kerjanya sendiri. Asistennya di lantai bursa memberikan isyarat tangan yang diperlukan kepada broker. Melamed mendapatkan semua informasi yang mereka berikan, ditambah sesuatu yang tidak diketahui oleh asisten, broker, dan pedagang lain di lantai. Rahasia Melamed adalah ia mampu memperhatikan bahasa tubuh pedagang lain dan memahami apakah mereka cemas, takut, dan gugup. Selain itu, jumlah dan volume kebisingan di lantai cukup informatif bagi pedagang berpengalaman. Setiap pagi, Melamed mengidentifikasi bagaimana kemungkinan reaksi pasar dan menganalisis artikel serta surat kabar untuk menentukan arah.
Kritik terhadap Rumus
Meskipun banyak orang percaya pada rumus ini dan menggunakannya secara aktif, ada beberapa individu yang tidak mempercayainya. Misalnya, dokumenter tersebut menceritakan tentang Profesor Zvi Bodie yang membandingkan rumus ini dengan koin. Jika melempar koin berkali-kali, mungkin akan muncul angka puluhan kali, tetapi Bodie menyatakan bahwa itu tidak berarti bahwa yang melempar dapat memengaruhi hasilnya. Jadi, menurut Bodie, rumus itu hanyalah keberuntungan yang bisa terjadi atau tidak. Sebelum Bodie, pada tahun 1951, Profesor Paul Samuelson menemukan beberapa persamaan yang menunjukkan rumus matematika lengkap pertama dari pasar keuangan. Ia juga berpikir bahwa pasar berubah secara acak, dan memprediksi masa depannya secara pasti tidak mungkin. Namun, ia hampir menemukan sesuatu yang akan sepenuhnya menghilangkan semua risiko. Seseorang hanya perlu menciptakan model yang memungkinkan mengendalikan pasar.
Kesimpulan
Fischer Black dan Myron Scholes mulai mengerjakan rumus itu pada tahun 1968. Mereka menemukan bahwa elemen utama dari model Black–Scholes adalah volatilitas, harga saham, suku bunga, tingkat risiko, dan durasi kontrak. Black dan Scholes menyadari bahwa mungkin untuk mengontrol dan memperkirakan setiap bagian dari rumus kecuali tingkat risiko. Jadi, mereka perlu berpikir berbeda dan kemudian memutuskan untuk membuat risiko menjadi kurang signifikan daripada mencari ukuran pastinya. Namun, Black dan Scholes tidak puas dengan hasilnya dan meminta bantuan Robert Merton, profesor dari Harvard Business School. Bersama-sama, mereka mempelajari rumus itu lagi, menggunakan teori matematikawan Jepang, dan menyesuaikannya dengan rumus Black–Scholes; masalah pun terpecahkan. Rumus itu berhasil; rumus itu menghilangkan risiko dan menghasilkan lebih banyak kontrak, bursa, dan uang. Penemuan brilian ini menjadi alasan ketiga ekonom tersebut mendapatkan Hadiah Nobel dan masih dikenal di seluruh dunia.
Kasino
Olahraga
top-online-casino-reviews