🔥 Selamat datang di Ratu303 — Jelajahi tren terbaru tentang cricket-betting-sites-in-india!
Sekitar 2.000 Mahasiswa dan Keluarga Mereka Menerima Bantuan Bencana Setelah TS Agaton
Bantuan datang untuk warga Viscan yang terkena dampak Topan Tropis (TS) Agaton. Berkat sumbangan dari berbagai universitas negeri di Visayas Timur, organisasi swasta, dan alumni universitas termasuk staf pengajar dan pegawai VSU, sebanyak 2.361 mahasiswa dan keluarga mereka menerima bantuan.
Penerima bantuan adalah mahasiswa VSU dari Baybay City dan Abuyog—dua daerah yang mencatat banyak tanah longsor, menewaskan total 175 orang dan 110 lainnya masih hilang.
Operasi bantuan VSU segera dimulai ketika mahasiswa terjebak di dalam kampus akibat hujan deras selama empat hari berturut-turut. Seluruh kampus tergenang air lumpur yang merembes ke asrama, perumahan staf, dan gedung akademik.
Atas rekomendasi Rektor VSU, Komite Manajemen Krisis VSU diaktifkan untuk memantau situasi di lapangan dan merencanakan evakuasi serta sistem bantuan bagi mahasiswa yang terjebak di asrama dan rumah kos. Warga di sekitar pantai dan sungai kritis dievakuasi ke gedung akademik yang telah ditentukan, termasuk penghuni asrama di dekat lereng bukit.
Pimpinan universitas menggunakan dana krisis untuk menyediakan bantuan awal bagi lebih dari 150 mahasiswa yang tidak bisa pulang. Sumbangan swasta mulai mengalir ketika berita banjir besar di Baybay City menjadi berita nasional. Beberapa staf pengajar memasak makanan bagi mahasiswa yang terjebak di asrama dan rumah kos.
Universitas negeri di sekitarnya segera merespons dengan memberikan bantuan berkat dorongan dari Komisioner Komisi Pendidikan Tinggi. Universitas Negeri Leyte Selatan menjadi institusi pertama yang datang membawa paket makanan, handuk, pakaian, perlengkapan kebersihan, dan air kemasan, dipimpin oleh Rektor SLSU yang juga alumni VSU bersama pejabat lainnya.
Universitas negeri lain di Region 8 menyusul dengan sumbangan tunai dan barang. Sumbangan tunai terbesar dari universitas negeri berasal dari Institut Teknologi Palompon sebesar hampir Php 86.000. Sementara itu, Bab Visayas Timur dari Asosiasi Perguruan Tinggi Negeri Filipina sedang dalam proses menyumbangkan Php 100.000 tunai.
Hingga 26 April, total sumbangan tunai yang diterima mencapai lebih dari Php 240.000 dan digunakan untuk membeli barang kebutuhan bagi mahasiswa dan warga di pusat evakuasi. Sebagian dana juga digunakan untuk bantuan tunai bagi mahasiswa yang kehilangan rumah dan anggota keluarga akibat tanah longsor.
Berikut daftar sumbangan tunai dan barang yang disalurkan melalui VSU untuk mahasiswa dan warga yang terdampak. Daftar diperbarui secara berkala. Sumbangan masih diterima dan dikoordinasikan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Layanan.
Rektor VSU menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada semua donatur. Ia melihat ini sebagai bukti persahabatan dan sukarela yang tumbuh di komunitas VSU dan lembaga mitra. Operasi bantuan VSU selanjutnya akan memprioritaskan warga di pusat evakuasi di daerah yang terkena tanah longsor.
Kasino
Olahraga
spain-bet-tips