🔥 Selamat datang di White Label Betting Software — Jelajahi tren terbaru tentang bet-number!
Presiden Duterte Akan Meresmikan Perluasan Pelabuhan Puerto Princesa, Perkuat Peran Palawan dalam Pariwisata dan Perekonomian Negara
4 November 2021, KOTA PUERTO PRINCESA — Otoritas Pelabuhan Filipina (PPA) hari ini meluncurkan proyek pengembangan pelabuhan besar lainnya, tepat seminggu setelah meresmikan tujuh proyek pelabuhan di Bohol.
Proyek yang melibatkan perluasan Pelabuhan Puerto Princesa—gerbang maritim utama provinsi ini—diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai katalis pertumbuhan tidak hanya bagi kawasan tersebut tetapi juga seluruh nusantara.
Diundang untuk meresmikan proyek ini adalah Presiden Rodrigo Roa Duterte, didampingi oleh Senator dan calon wakil presiden Christopher Lawrence T. Go, Sekretaris Eksekutif Salvador C. Medialdea, Menteri Perhubungan Arthur P. Tugade, Manajer Umum PPA Jay Daniel R. Santiago, Gubernur Palawan Jose Chavez Alvarez, serta disaksikan oleh pejabat nasional dan daerah yang diundang.
“Pelabuhan Puerto Princesa telah dan terus memainkan peran penting bagi pertumbuhan berkelanjutan provinsi Palawan dalam hal pariwisata dan perdagangan,” kata Manajer Umum PPA Santiago.
“Pelabuhan ini telah menyaksikan bagaimana Puerto Princesa dan seluruh Palawan bertransformasi dari reputasi awalnya sebagai koloni hukuman dan kusta serta titik rawan malaria dan perompakan di Filipina,” jelas Santiago.
“Kami benar-benar dapat mengatakan bahwa pelabuhan telah tumbuh bersama wilayah tersebut. Itulah sebabnya sudah sepatutnya kami memperluas pelabuhan dan melalui konektivitas serta mobilitas, terus membawa pertumbuhan yang layak diterima Provinsi Palawan,” tambah Santiago.
Proyek perluasan Pelabuhan Puerto Princesa akan menggandakan kapasitas lalu lintas yang ada di pelabuhan tersebut, dengan rata-rata tahunan sebagai berikut: arus kargo 1,7 juta metrik ton; kunjungan kapal 1.500; dan penumpang 200.000.
Proyek perluasan ini meliputi pembangunan area cadangan, pengerukan dasar laut yang ada, penyediaan dan pemasangan fender karet dermaga, serta penyediaan dan pemasangan bollard.
Sebelum proyek ini, pelabuhan juga telah melakukan beberapa peremajaan. Yang terbaru selesai pada akhir 2016, yang melibatkan proyek perluasan lain di sayap kiri terminal.
Dengan proyek yang sudah selesai, Puerto Princesa kini siap merespons permintaan perdagangan lokal dan internasional serta segera menyesuaikan diri dengan kebutuhan industri pariwisata kapal pesiar internasional di era normal baru.
Saat ini, layanan kapal laut baru sedang direncanakan untuk menghubungkan Palawan dengan Pulau Mindoro melalui Pelabuhan Bulalacao di Mindoro Timur.
Selain proyek pengembangan Puerto Princesa, PPA juga telah melaksanakan beberapa proyek pengembangan pelabuhan lain di destinasi wisata utama ini. Pada Maret 2021, DOTr dan PPA meresmikan Pelabuhan Bataraza di kota Bataraza dan menghubungkannya dengan Kawasan Pertumbuhan ASEAN Timur Brunei-Indonesia-Malaysia-Filipina (BIMP-EAGA), Pelabuhan San Fernando di El Nido untuk memenuhi kebutuhan pariwisata yang terus meningkat, serta Pelabuhan Borac di Coron untuk menyediakan fasilitas pelabuhan baru dan khusus bagi daerah yang telah terabaikan selama bertahun-tahun.
PPA juga telah memperluas Pelabuhan Coron di kota Coron untuk memenuhi permintaan pariwisata kapal pesiar serta volume kargo yang meningkat akibat permintaan rantai pasokan yang semakin tinggi karena jumlah wisatawan asing dan lokal. PPA memperkirakan seiring pelonggaran pembatasan COVID-19, jumlah pelancong ke dan dari kawasan akan meningkat dan akhirnya kembali ke tingkat sebelum pandemi. Saat ini, PPA sedang menyelesaikan Gedung Operasional Pelabuhan di Pelabuhan Coron untuk lebih meningkatkan pengalaman transaksi dan perjalanan di pelabuhan tersebut.
Demikian pula, gudang transit kargo baru di pelabuhan Culion telah selesai dan diharapkan dapat mengurangi kecurangan kargo di pelabuhan.
“Dengan kepemimpinan Presiden dan melalui bimbingan berkelanjutan dari Menteri Perhubungan Art Tugade, PPA terus fokus pada pengembangan sistem pelabuhan di provinsi Palawan melalui pelaksanaan proyek-proyek penting ini selama 5 tahun terakhir,” kata Santiago.
“Ini hanya menunjukkan pentingnya Palawan dalam lanskap ekonomi negara secara keseluruhan. Memang, PPA bersatu dengan Palawan,” tambah Santiago.
Kasino
Olahraga
bet808-bet