Aplikasi Populer

Google Play ID Studio
4.60
352 rb ulasan
756 jt+
Didownload
18+
Rating Konten
Resmi & Terverifikasi ⚡ Akses Instan 🔥 Promo Terbatas
💳 Pilih paket keuntungan Anda:
Rp 50.000 Rp 150.000 184% OFF
Tangkapan Layar Tangkapan Layar Tangkapan Layar Tangkapan Layar

Tentang aplikasi ini

arrow_forward

🔥 Selamat datang di Aplikasi Populer — Jelajahi tren terbaru tentang bet-joola!

Ni Luh Gede Mei Friyati, Ni Nyoman Suindri, Ni Wayan Suarniti, Gusti Ayu Marhaeni, Ni Komang Erny Astiti

Abstrak

Latar belakang: Hiperbilirubinemia adalah suatu keadaan dimana kadar bilirubin mencapai suatu nilai yang mempunyai potensi menimbulkan kern ikterus kalau tidak ditanggulangi dengan baik. Survei Kesehatan Demografi Indonesia (SDKI) 2022 mengatakan terdapat 16,9 kematian bayi per 1000 kelahiran hidup di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah hiperbilirubin. Pada tahun 2022 di Rumah Sakit Ibu dan Anak Cahaya Bunda terdapat peningkatan kasus hiperbilirubin. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan riwayat asfiksia dengan hiperbilirubinemia di RSIA Cahaya Bunda. Metode: Jenis Penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pelaksanaan Bulan Maret 2024 dengan teknik Conseccutive sampling. Berdasarkan rumus maka sampel minimal dalam penelitian ini adalah 85. Pengumpulan data dengan tabel pedoman pengumpulan data yang berisi variabel yang diteliti. Hasil: Analisis data menggunakan analisis univariat dalam bentuk distribusi frekuensi didapat hasil 36 responden dengan asfiksia dan 64 responden yang mengalami hyperbilirubinemia. Analisis bivariat menggunakkan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan p>0.05. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara asfiksia (p=0,002) dengan hiperbilirubinemia. Simpulan: Bayi yang mengalami asfiksia saat baru lahir berpotensi mengalami hiperbilirubinemia. Penelitian selanjutnya diharapkan bisa mengembangkan hasil penelitian ini dengan menambahkan kasus kontrol agar penelitian ini menjadi lebih sempurna.

Kata Kunci

Riwayat Asfiksia; Hiperbilirubinemia

Referensi

- Afrizal, T. (2022). Implementasi Baby Field Massage Terhadap Penurunan Kadar Bilirubin. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(November), 1377–1386.
- Anggelia, T. M., Sasmito, L., & Purwaningrum, Y. (2018). The Risk Of The Neonatory Interest In The Neonatus With The History Of Asfiksia Baby New Born. Jurnal Terapan, 4(2), 154–164.
- Auliya, N. (2023). Faktor - faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hiperbilirubinemia Di Ruangan Neonatus. http://globalhealthsciencegroup
- Ayu Mutiara Rozilina, Ananta Fittonia Benvenuto, Sabariah, & Fachrudi Hanafi. (2023). Hubungan Asfiksia Dengan Kejadian Ikterus Neonatorum Di RSUD Provinsi NTB. JURNAL KEDOKTERAN, 8(2), 107–113. doi
- Batubara, A. R., & Fauziah, N. (2020). Faktor Yang Memengaruhi Kejadian Asfiksia Neonatorum Di Rsu Sakinah Lhokseumawe Factors Influencing The Incidence Of Asphyxia Neonatorum At Sakinah Hospital In Lhokseumawe. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 6(1).
- Dewanta, D. G. S., Padma, G. D., & Wiraningrat, I. G. A. A. N. (2022). Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian asfiksia pada neonatus di RSIA Dedari Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Intisari Sains Medis, 13(2). doi
- Dinas Kesehatan. (2023). Rancangan Akhir Perubahan Renstra Semesta Berencana Dinas Kesehatan Provinsi Bali Tahun 2018-2023. Journal of Engineering Research, 1.
- Dwiendra R, O. (2022). Buku Asuhan Kebidanan. In DEEPUUBLISH (pp. 82–95).
- Febri, E. (2017). Pengantar Metodologi Penelitian.
- Hidayah, F., Damayanti, F. N., Anggraini, N. N., & Puspitaningrum, D. (2023). Hubungan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Dengan Kejadian Hiperbilirubinemia Pada Neonatus Di Ruang Neonatal Risiko Tinggi RSU Islam Harapan Anda Kota Tegal. Seminar Nasional Kebidanan UNIMUS, 83–91.
- Isdayanti, Y. (2019). Hubungan Asfiksia Dan Sepsis Neonatorum dengan Kejadian Ikterus Neonatorum di RSUD Salatiga. Universitas Ngudi Waluyo Ungaran.
- Ismayanti, D. (2023). teori asfiksia. go
- Lara. (2022). Analisi Faktor Resiko Kejadian Asfiksia Neonatorum Di RSUD Labuang Baji Makasar Tahun 2021. 8.5.2017, 2003–2005. aging-us
- Lestari, L. wahyu. (2022). Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Ikterus Neonatorum.
- Portiarabella, P., Wardhana, A. W., & Pratiningrum, M. (2021). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Asfiksia Neonatorum: Suatu Kajian Literatur. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 3(3), 538–543. doi
- Purnamiati, N. P. (2020). Analisis Kadar Bilirubin Serum Bayi Yang Mengalami Ikterus Neonatus. International Journal of Applied Chemistry Research, 1(2), 26. doi
- Rahyani, N. K. Y. (2020). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Patologi Bagi Bidan (I).
- Rozilina. (2023). Hubungan Asfiksia Dengan Kejadian Ikterus Neonatorum Di RSUD Provinsi NTB. Jurnal Kedokteran, 8(2), 107–113. doi
- Saptanto, A., Kurniati, I. D., & Khotijah, S. (2014). Asfiksi Meningkatkan Kejadian Hiperbilirubinemia Patologis pada Bayi di RSUD Tugurejo Semarang. Jurnal Kedokteran Muhammadiyah, 2, 1–5.
- Siswanto. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan dan Kedokteran. Bursa ilmu.
- WHO. (2021). Mortality and Morbidity Statistics. who
DOI: doi
Diupdate pada
2026-07-24
Kasino Olahraga my-best-bet-meaning

Keamanan data

Keamanan dimulai dengan memahami cara developer mengumpulkan dan membagikan data Anda. Praktik privasi dan keamanan data dapat bervariasi berdasarkan penggunaan, wilayah, dan usia Anda.
share Tidak ada data yang dibagikan kepada pihak ketiga
cloud_off Tidak ada data yang dikumpulkan
lock Data dienkripsi saat transit

Peringkat dan ulasan

Pengguna_st561
⭐⭐⭐⭐⭐ · 2026-07-24
Since 2004 CardsChat has been a leading poker forum, news & strategy resource, reviewing the best online poker and casino sites. Join 366,555+ Members!
142 orang menganggap ini berguna
Player_bm
⭐⭐⭐⭐⭐ · 2 hari yang lalu
Sangat aman dan cepat! Saya bisa mengakses semuanya tanpa masalah. Sangat merekomendasikan Aplikasi Populer.
417 orang menganggap ini berguna

Pertanyaan Umum (FAQ)

T: Bagaimana cara mengunduh Aplikasi Populer?
J: Cukup klik tombol instal berwarna hijau di bagian atas dan ikuti instruksi amannya.

T: Bagaimana Aplikasi Populer melindungi privasi saya?
J: Aplikasi Populer menerapkan kebijakan privasi ketat dan tidak pernah membagikan data Anda kepada pihak ketiga.

Aplikasi Serupa