🔥 Selamat datang di Aplikasi Populer — Jelajahi tren terbaru tentang 11-bet-slot-link-alternatif!
Abstrak
Pencemaran lingkungan akibat limbah pewarna sintetis seperti erythrosine B menjadi perhatian serius karena sifatnya yang toksik dan sulit terdegradasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan material fotokatalis berbasis TiO 2 yang dimodifikasi dengan biochar melalui metode hidrotermal (TBOH) sebagai solusi alternatif untuk remediasi polutan tersebut. TBOH disintesis dengan metode sol-gel menggunakan TTIP dan isopropanol sebagai prekursor TiO 2 kemudian ditambahkan biochar teraktivasi HCl (BOH) sebagai dopan. Karakterisasi dilakukan menggunakan FTIR, XRD, SEM-EDX, analisis BET, SR-UV, dan perhitungan band gap, yang menunjukkan bahwa luas permukaan spesifik TBOH (43,359 m² g⁻¹) meningkat secara signifikan dibandingkan TiO 2 murni maupun biochar. Nilai band gap TBOH juga menyempit menjadi 2,92 eV, menunjukkan peningkatan kemampuan menyerap cahaya tampak.
Optimasi parameter degradasi fotokatalitik menunjukkan bahwa kondisi optimal dicapai pada pH 6, massa TBOH 20 mg, waktu penyinaran 60 menit, dan konsentrasi awal erythrosine B 40 mg L⁻¹, dengan efisiensi degradasi mencapai 69,07%. Mekanisme degradasinya dapat dijelaskan dengan model LH di mana diperoleh konstanta laju degradasi sebesar 0,0045 menit⁻¹. Analisis mekanisme fotodegradasi mengindikasikan peran sinergis antara biochar sebagai penyangga elektron dan TiO 2 sebagai penghasil pasangan elektron- hole untuk menghasilkan radikal •OH dan •O₂⁻ yang aktif. Uji reusabilitas menunjukkan bahwa TBOH dapat digunakan hingga 4 siklus dengan efisiensi degradasi menurun dari 98,99% menjadi 89,42%. Hasil ini membuktikan bahwa TBOH adalah material fotokatalis yang efektif, ramah lingkungan, dan dapat digunakan kembali untuk aplikasi pengolahan limbah pewarna sintetis seperti erythrosine B.
Kata Kunci
- biochar
- degradasi fotokatalitik
- erythrosine B
- okara
- TBOH
Kasino
Olahraga
william-hill-bet